Samsung Galaxy A57 Muncul di Sertifikasi TENAA China, Spesifikasi Kuncinya Terungkap


 
DGTD.BIZ.ID - Di tengah ramainya rumor seputar Galaxy S26 series, informasi baru mengenai lini menengah Samsung justru ikut mencuri perhatian. Galaxy A57, penerus Galaxy A56, terpantau muncul di situs sertifikasi TENAA (Postel China), menguatkan berbagai bocoran yang sebelumnya sudah beredar.

Perangkat ini terdaftar dengan nomor model SM-A5760. Meski sebagian spesifikasinya bukan hal baru, kemunculan Galaxy A57 di TENAA menjadi indikasi kuat bahwa rumor yang beredar selama beberapa bulan terakhir memiliki dasar yang solid.

Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A57

Informasi awal tentang Galaxy A57 sebenarnya sudah bermunculan sejak November 2025. Beberapa sumber menyebut ponsel ini akan mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Namun, data TENAA mencantumkan ukuran layar 6,6 inci, perbedaan yang kemungkinan disebabkan oleh metode pengukuran atau perbedaan varian regional.

Terdapat pula kabar bahwa Samsung akan menggunakan panel OLED fleksibel dari pemasok asal China seperti TCL CSOT. Langkah ini diyakini sebagai strategi untuk menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas tampilan.

Dari sisi performa, bocoran Geekbench dan uji firmware sejak akhir 2025 menunjukkan Galaxy A57 akan ditenagai chipset Exynos 1680 octa-core, dengan kecepatan clock hingga 2,9 GHz. Informasi ini diperkuat oleh data TENAA yang mencatat konfigurasi CPU 2,9 GHz, 2,6 GHz, dan 1,95 GHz.

Chipset ini dipadukan dengan GPU Xclipse 550 berbasis AMD RDNA 3.5, yang diklaim membawa peningkatan performa grafis signifikan. Bahkan, performanya disebut hampir dua kali lipat dibanding Exynos 1580 pada Galaxy A56. Galaxy A57 juga dirumorkan hadir dengan opsi RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal hingga 256 GB.

Sektor kamera turut mendapat perhatian. Bocoran dari Desember 2025 menyebut adanya peningkatan pada kamera ultrawide menjadi 13 MP, serta sensor utama yang lebih besar untuk performa low-light yang lebih baik, lengkap dengan dukungan perekaman video 4K 30 fps. Bahkan, sempat beredar rumor kamera depan akan ditingkatkan hingga 50 MP.

Namun, data TENAA mencantumkan konfigurasi kamera belakang triple camera yang terdiri dari 50 MP kamera utama (dengan OIS, kemungkinan menggunakan Sony IMX906 atau ISOCELL S5KGNJ tergantung wilayah), 12 MP ultrawide, dan 5 MP macro. Untuk kamera depan, tercatat sensor 12 MP.

Urusan daya, Galaxy A57 tetap dibekali baterai 5.000 mAh (dengan kapasitas terukur 4.905 mAh di TENAA), serta dukungan pengisian cepat 45 W. Fitur ini sebelumnya juga telah dikonfirmasi lewat sertifikasi TÜV dan IECEE.

Fitur lainnya meliputi sensor sidik jari di dalam layar, bobot sekitar 182 gram, serta bodi yang lebih ramping dengan dimensi 161,5 x 76,8 x 6,9 mm, lebih tipis dibanding Galaxy A56. Desainnya disebut mengusung bingkai metal dengan panel belakang kaca, memberi kesan premium di kelas menengah.

Galaxy A57 diperkirakan akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8 atau 8.5, serta mendapatkan dukungan pembaruan software hingga 7 tahun, mengikuti kebijakan yang telah diterapkan Samsung pada Galaxy A56.

Bocoran terbaru dari sejumlah leaker, termasuk Abhishek Yadav, menyebut Samsung telah mengirim unit review ke sejumlah kreator. Hal ini mengindikasikan peluncuran Galaxy A57 akan dilakukan dalam waktu dekat, kemungkinan pada pekan pertama atau kedua Februari 2026, dengan rilis global yang berpotensi mencakup Indonesia.

Meski Samsung belum memberikan konfirmasi resmi, deretan bocoran yang terus bermunculan mengisyaratkan Galaxy A57 siap menjadi salah satu andalan Samsung di segmen menengah sepanjang 2026.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama